Membuat Hasil Sablon Plastisol Halus Dan Tidak Kasar (Jilid 8)

Membuat Hasil Sablon Plastisol Halus Dan Tidak Kasar

Umumnya hasil sablon plastisol cenderung kasar

Karena hal tersebut merupakan ciri dan karakter sablon plastisol

Untuk mendapatkan hasil sablon plastisol yang halus, simak berikut ini :

Ketika melakukan proses sablon tentu saja setelah selesai gesut kita akan melakukan proses pengeringan hasil sablon

disaat melakukan proses pengeringan, pastikan jangan sampai matang jika masih ada proses gesut selanjutnya

Hanya lakukan proses pematangan setelah semua desain disablon dalam arti proses sablon sudah selesai

Upayakan jangn berlebihan ketika melakukan proses pengeringan hasil sablon plastisol

lakukan dengan sewajarnya saja, karena jika terlalu berlebihan maka hasil sablon plastisol akan cenderung kaku dan menimbulkan banyak bintik

dampak buruk lain kaosnya juga akan melepuh dan mudah sobek

Cukup dengan mengecek hasil sablon dengan cara menarik kaos pelan-pelan, jika hasil sablon sudah tidak pecah pertanda sudah matang

Setelah selesai proses pematangan hasil sablon plastisol

proses selanjutnya adalah dengan melakukan proses finishing menggunakan mesin press

jika kita tidak melakukan proses finishing menggunakan mesin press maka hasil sablon plastisol tidak akan bisa halus

Yang harus dilakukan sebelum melakukan proses press pada hasil sablon, siapkan dahulu kertas HVS polos dengan kondisi masih bagus atau baru

Lalu tutup hasil sablon plastisol menggunakan kertas HVS tersebut dan mulai lakukan proses press

Untuk suhu dan waktu silahkan sesuaikan dengan mesin press yang dimiliki

Setelah selesai silahkan lihat hasilnya

Jika hasilnya masih kasar kemungkinan besar tekanan mesin press kurang

karena melakukan proses press pada hasil sablon plastisol membutuhkan tekanan yang maksimal

Silahkan perbaiki tekanan yang dihasilkan mesin press dan coba kembali proses press

Jika sudah paham tentang Membuat Hasil Sablon Plastisol Halus Dan Tidak Kasar, silahkan lanjut ke materi berikutnya :